January 24, 2022
kawah ijen

Tempat Wisata Kawah Ijen, Apakah Pantas Dikunjungi

Di Banyuwangi ada tempat wisata kawah ijen yang sudah terkenal namanya hingga mancanegara. Namun apakah benar lokasi tersebut layak dikunjungi oleh para wisatawan baik lokal maupun internasional.

Kali ini kami akan membedah secara jujur sehingga Anda bisa menentukan sendiri apakah pantas dikunjungi atau tidak. Berbeda dengan review lainnya disini semuanya disajikan berdasarkan fakta.

Ketika menentukan sebuah destinasi wisata jangan hanya tergiur oleh postingan sosial media semata. Namun pastikan bahwa tempat tersebut memang dapat dijadikan sebagai objek pilihan.

Karena ketika hanya melihat hasil postingan sosial media saja mungkin terdapat editan pada fotonya. Tentu saja para calon pengunjung terutama yang belum pernah datang bisa kesulitan memastikan faktanya.

Apakah tempat tersebut benar kondisinya seperti dalam sosial media, atau hanya bualan saja. Oleh karena itu diperlukan sebuah investigasi berdasarkan fakta lapangan dari para penulis berintegritas tinggi.

Kawah ijen sendiri ketika melihat dari banyaknya pengunjung luar negeri memang sepertinya worth it. Namun mereka yang belum pernah kesana tentu tidak boleh yakin begitu saja dengan kondisinya.

Karena banyaknya destinasi wisata di Banyuwangi membuat tidak semuanya terawat dan indah kondisinya. Ada beberapa lokasi wisata dimana pemeliharaan dan tata letaknya membuatnya kurang layak dikunjungi.

Jadi setelah selesai membaca artikel ini, kami berharap Anda mengetahui dua sisi kelebihan dan kekurangannya. Sehingga bisa lebih bijak untuk memutuskan apakah destinasi wisata ini cocok dikunjungi atau tidak.

Kelebihan dari Tempat Wisata Kawah Ijen

Kelebihan yang akan kami sampaikan murni berdasarkan pengalaman mengunjunginya. Jadi Anda nantinya mampu mengetahui bagaimana kondisi lapangan sebenarnya berdasarkan pengalaman kami.

  1. Blue Fire Sesuai Ekspektasi

Jika Anda pernah melihat blue fire dari postingan instagram, memang begitu kondisinya. Kami sudah pernah delapan kali mengunjunginya dan dapat mengkonfirmasi kebenarannya.

Dari delapan kali kunjungan tersebut ada tiga kesempatan dimana blue fire tampak redup. Jadi memang ada bulan-bulan tertentu dimana intensitas api tidak sebesar biasanya.

  1. Sarpra Pra Pendakian Sudah Lengkap

Sejak tahun 2013 hingga 2019 sudah delapan kali kami pernah mengunjungi tempat wisata kawah ijen. Memang awalnya sarpra masih miris dan membuat pengunjung merasa kurang nyaman.

Namun setelah tahun 2018 semua sarpra dijamin lengkap dan bisa membuat nyaman para pendaki. Mulai dari warung, toilet, hingga tempat parkir sudah terkoordinasi kondisinya.

  1. Tarif Tetap Murah

Meskipun sudah bertahun-tahun dibuka namun biaya masuk bagi wisatawan lokal masih tetap 5 ribu rupiah. Sedangkan bagi wisatawan asing besarnya antara 100 hingga 150 ribu.

Bagi wisatawan asing disarankan untuk menggunakan jasa travel saja. Karena biasanya ongkos masuk sudah include dalam tarif perjalanan dan membuat pelancong lebih santai.

Dengan tiga poin kelebihan tersebut tentunya calon wisatawan dapat mempertimbangkannya. Apakah lokasi wisata ini cocok dikunjungi atau tidak dari segi kelebihannya.

Kekurangan dari Tempat Wisata Kawah Ijen

Dibalik seluruh keunggulan tersebut tentu saja masih ada kekurangan dari lokasi wisata ini. Oleh karena itu kami juga akan membedah agar para calon wisatawan bisa melakukan antisipasi.

  1. Kondisi Alam Fluktuatif

Meskipun Anda datang pada musim kering namun cuaca di puncak sangat fluktuatif. Waspada dengan badai pasir yang masih sering terjadi terutama ketika melakukan pendakian malam hari.

Selalu pastikan untuk membawa masker dan kacamata untuk melindungi dari badai tadi maupun asap belerang. Jadi pendakian Anda bisa tetap nyaman meskipun kondisinya cukup ekstrem.

  1. Tidak Ada Sarpra Saat Pendakian

Ketika sudah mulai naik maka fasilitas seperti toilet dan peristirahatan lenyap keberadaannya. Jadi disarankan untuk mempersiapkan semuanya pada saat sebelum mendaki.

Di pos terakhir tempat wisata kawah ijen Anda bisa mempersiapkan segalanya mulai dari snack, air mineral, hingga kebutuhan MCK. Untuk pendakian malam jangan pernah lupa membawa senter karena gelap jalurnya.

  1. Bukan untuk Semua Orang

Ini adalah salah satu bentuk wisata yang tidak untuk semua orang. Persiapan fisik harus prima karena memang jarak pendakian termasuk jauh untuk para pendaki awam.

Kemudian saat melakukan pendakian malam hari suhu luar ruangan bisa sangat dingin. Rata-rata suhunya mencapai 7 derajat celcius sehingga tidak direkomendasikan untuk semua orang.

Dengan kondisi seperti itu tentunya Anda bisa mempertimbangkan sendiri apakah nantinya worth it atau tidak. Sehingga sebelum memiliki niat untuk berangkat kesana pertimbangkan sekali lagi.

Ingat ini adalah sebuah pendakian dan wisata alam yang notabene cukup liar. Apabila kondisi fisik memang kurang memenuhi maka jangan memaksakan diri untuk melakukan pendakian ke puncak.

Persiapan Hiking ke Tempat Wisata Kawah Ijen

Persiapan utama sebelum memutuskan untuk mengunjungi lokasi wisata satu ini adalah fisik. Meskipun sekarang sudah ada layanan taksi berupa gerobak dorong bagi mereka yang kurang mampu fisiknya.

Namun apa nikmatnya melakukan pendakian tanpa merasakan sengsaranya berjalan. Saat sampai di puncak ketika berjalan sendiri nanti hasilnya bisa memberikan atmosfer pencapaian luar biasa.

Jika fisik sudah sehat dan siap maka berikutnya adalah kesehatan kendaraan apabila melakukan perjalanan pribadi. Ingat tempat wisata kawah ijen dapat dijangkau melalui dua sisi.

Para pelancong bisa lewat daerah Licin Banyuwangi, atau melalui sisi Bondowoso. Keduanya memiliki medan menanjak dan tidak semua sepeda motor mampu digunakan untuk melintasinya.

Sudah banyak korban berjatuhan pada saat perjalanan menuju destinasi wisata karena kondisi kendaraan kurang prima. Tidak hanya bagi pemotor saja namun banyak juga mobil yang kecelakaan.

Sehingga melakukan pengecekan terhadap kondisi kendaraan juga menjadi aspek penting sebelum menuju kesana. Apalagi sepanjang perjalanan sedikit sekali bengkel ketika terjadi masalah kendaraan.

Oleh karena itu selalu disarankan untuk mempersiapkan fisik dan kendaraan agar selamat sampai pulang. Jika menggunakan jasa travel pastikan apakah mereka terpercaya dan memberikan layanan maksimal.

Jadi nantinya pengalaman selama perjalanan bisa optimal dan mendapatkan kepuasan maksimal. Bagi wisatawan dalam negeri disarankan untuk menghindari travel karena biayanya terkadang bisa mahal.

Persiapan perbekalan seperti makanan, snack, pakaian hangat, dan sepatu adalah hal wajib. Ingat jalur pendakian meskipun mudah namun banyak kerikil sehingga membuatnya licin, waspadalah.

Momen Paling Tepat Hiking ke Tempat Wisata Kawah Ijen

Waktu paling tepat adalah pada musim kering yaitu bulan april sampai oktober. Karena ketika datang pada musim hujan maka medannya akan jauh lebih sulit dan kehujanan di puncak bukan pengalaman menyenangkan.

Para pendaki juga banyak menyukai kondisi malam hari untuk melakukan pendakian. Alasannya adalah blue fire terlihat paling maksimal pada pukul 01.00 hingga 02.30 pagi.

Jadi ketika tujuan mencapai puncak adalah melihat blue fire maka waktu tersebut paling optimal. Melakukan pendakian siang atau pagi hari juga tidak masalah ketika hanya ingin melihat kawah saja.

Jika ingin mendapatkan pemandangan sunset maka Anda harus mulai mendaki pada pukul 02.00. Pada saat sampai puncak bisa beristirahat menikmati pemandangan langit dan menunggu mentari terbit.

Itu adalah strategi paling umum yang dilakukan oleh para pengunjung lokal agar bisa menikmati kawah ijen secara maksimal. Jadi memang tidak semua waktu bisa merasakan pengalaman maksimal.

Ketika hanya ingin menikmati pemandangan dataran tinggi maka daerah sekitar juga bisa menjadi daya tarik. Ketika datang di siang hari dan dari daerah Bondowoso maka banyak spot foto instagramable.

Bahkan lebih direkomendasikan menuju ijen lewat bondowoso karena sepanjang perjalanan pemandangannya lebih bagus. Jadi saat menuju tempat wisata kawah ijen hasilnya bisa lebih maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *