January 25, 2022
wisata-alas-purwo

Destinasi Wisata Alas Purwo Keindahan Dibalut Aura Mistis

Nama destinasi wisata alas purwo mungkin sudah banyak dikenal dari cerita mistisnya. Sebenarnya disitu tidak hanya angker saja namun juga menyuguhkan pemandangan alam indah dan masih asri.

Ketika datang ke lokasi tersebut Anda bisa seperti mengunjungi satu paket wisata. Karena di dalamnya terdapat beberapa destinasi yang dapat dikunjungi dalam satu perjalanan kaki saja.

Tentu pengalaman seperti ini akan semakin memaksimalkan durasi wisata dalam satu tempat saja. Biaya hemat, keesokan hari bisa berkunjung lagi di daerah menarik di Banyuwangi lainnya.

Sehingga kami merekomendasikan Anda untuk mempertimbangkannya menjadi tujuan saat liburan. Tidak seperti cerita horor yang beredar, sekarang alas purwo sudah aman dikunjungi oleh wisatawan lokal hingga asing.

Bahkan perjalanan kesana sekarang sudah sangat nyaman karena jalannya tidak lagi berbatu. Pemerintah daerah sudah mempersiapkan hal ini agar nantinya wisatawan bisa merasa lebih nyaman.

Bagi para pencari ketenangan batin ini adalah salah satu lokasi paling tepat untuk dituju. Ada banyak goa yang sering digunakan bertapa para pengembara bahkan hingga zaman modern seperti sekarang.

Jadi nanti jangan kaget bagi Anda yang belum pernah menyaksikan aktivitas spiritual. Memang hal tersebut masih membuat kesan mistis dari destinasi tetap melekat hingga sekarang.

Namun itu hanya terjadi di beberapa spot saja sehingga para pelancong bisa menghindarinya. Akan sangat canggung ketika nanti ketika menikmati keindahan alam mengganggu aktivitas orang bertapa.

Perjalanan Menuju Destinasi Wisata Alas Purwo

Untuk mencapai lokasi taman wisata alas purwo sekarang tidak terlalu sulit. Dari Banyuwangi kota jaraknya sekitar 14 km, jika perjalanan lancar maka bisa ditempuh dalam waktu 2 jam.

Untuk mencapai lokasi tersebut pengunjung dari arah Banyuwangi bisa meneruskan perjalanan ke Rogojampi, Srono, Muncar, Tegaldlimo. Sampai di Tegaldlimo nanti bisa terus ke utara lagi selama 30 menit.

Sekarang semua jalannya sudah diperbaiki dan menggunakan aspal sehingga semua kendaraan dapat melintasinya. Tidak ada lagi jalanan berbatu seperti sebelum tahun 2018 lalu.

Ketika sudah sampai pos perhutani alas purwo maka para pengunjung dapat memilih mendatangi lokasi mana. Destinasi wisata alas purwo memang menawarkan beberapa spot sekaligus.

Jadi nanti bisa memilih sesuai kebutuhan wisata dari pihak pengunjung sendiri. Apakah akan menikmati pantainya, goa, hutan, atau mengunjungi candi sebagai bentuk wisata spiritual.

Para pengunjung tidak perlu khawatir selama perjalanan karena sudah banyak sarana pendukung disediakan. Namun ada baiknya membawa bekal sendiri dari kota dibandingkan harus membeli disini.

Apabila hendak menuju kesana para wisatawan disarankan menggunakan kendaraan sendiri atau memakai jasa travel. Karena sampai sekarang belum ada angkutan umum yang mau masuk ke daerah tersebut.

Ditinjau dari aspek keamanan sendiri sekarang sudah sangat terjamin. Warga sekitar juga berkomitmen kuat untuk menjaga keamanan para pengunjung agar tidak terjadi hal-hal kurang mengenakkan.

Jika sudah kesana ternyata atmosfer memang tidak seram seperti yang banyak diceritakan orang. Ini adalah sebuah taman nasional dimana tujuannya sekarang dijadikan sebagai objek wisata.

Kelebihan Destinasi Wisata Alas Purwo

Disini kami akan membahas kelebihan apa saja yang disajikan oleh destinasi wisata ini. Sehingga Anda sebagai calon pengunjung bisa memutuskan apakah sesuai keinginan atau tidak.

  1. Bervariasi

Alas purwo tidak hanya hutan saja, namun disana juga terdapat spot mulai dari pantai, goa, hingga padang savana. Sehingga dalam satu lokasi bisa menemukan berbagai hiburan.

Ketika mendatanginya akan lebih baik ketika pagi hari sehingga bisa puas mengelilinginya. Tidak jarang wisatawan asing menghabiskan waktu beberapa hari di penginapan.

  1. Akses Jalan Mudah

Semua jalan menuju destinasi wisata alas purwo sudah bagus tidak seperti dahulu. Jadi selama perjalanan para pelancong bisa menikmati keindahan alam secara maksimal.

Ketika lelah berhenti juga terdapat beberapa pos yang menyediakan kebutuhan primer. Jadi nantinya tidak perlu kebingungan ketika kelaparan pada saat melakukan perjalanan.

  1. Kesan Mistis Sudah Berkurang

Secara umum kami belum mampu mengatakan bahwa tidak ada lagi kesan mistis. Namun dibandingkan beberapa tahun lalu kondisinya sudah semakin kondusif dan aman bagi berbagai kalangan.

Namun tetap saja ada beberapa spot yang masih perlu perhatian khusus. Jadi nanti sampai di pos masuk pertama pihak pengelola taman nasional akan sedikit memberikan briefing.

Semua standar keamanan sudah sepenuhnya dioptimalkan oleh pemerintah daerah dan pengelola setempat. Jadi para wisatawan bisa bernafas lebih lega karena aman dikunjungi.

Dengan tiga kelebihan tersebut tentu saja dapat menjadi sebuah pertimbangan apakah cocok bagi Anda atau tidak. Ketika kelebihan tadi sudah memikat jangan lupa untuk mampir dan nikmati pengalaman indahnya.

Kekurangan Destinasi Wisata Alas Purwo

Selain dari kelebihan sebelumnya tentu saja masih ada beberapa kekurangan sebagai pertimbangan. Kami akan membahas secara jujur apa saja kekurangan tersebut agar pengunjung mengetahuinya.

  1. Wisata Musiman

Ketika datang ke alas purwo jangan pernah melakukannya pada musim hujan. Seluruh spot unggulan lokasi tersebut masih asri sehingga ketika diterpa hujan aksesnya menjadi lebih sulit.

Apalagi ketika pengunjung hendak mendatangi goa yang jumlahnya 40 buah. Pada saat musim penghujan akses menuju kesana akan sangat sulit dan membuat frustasi para pelancong.

  1. Tiket Masuk Fluktuatif

Setiap mendatangi setiap spot nanti akan ada pos khusus dari pengelola resmi. Jadi pengunjung masih perlu mengeluarkan kocek lagi semakin banyak spot yang akan dikunjungi.

Tentu saja ini menjadi salah satu kekurangan paling fatal dari destinasi wisata alas purwo. Jadi untuk wisatawan dengan budget terbatas rasanya kurang tepat untuk dipilih.

  1. Jam Kunjungan Terbatas

Ini dilakukan atas dasar keamanan bagi pengunjung sendiri. Jadi ketika waktu sudah menunjukkan pukul lima sore, para wisatawan direkomendasikan untuk segera meninggalkan lokasi.

Karena masih banyak hewan buas berkeliaran pada malam hari sehingga cukup berbahaya. Namun ada juga cottage bagi mereka yang hendak menginap semalam di lokasi tersebut.

Selain dari faktor hewan buas, mitos mistis dari alas purwo masih melekat erat. Jadi ketika surya mulai terbenam suasananya terkadang bisa berubah drastis menjadi cukup mencekam.

Dari kekurangan tersebut tentunya para calon pengunjung dapat melakukan pertimbangan. Apakah nanti alas purwo ini layak dikunjungi sebagai salah satu destinasi wisata atau tidak.

Apakah Kesan Mistis Destinasi Wisata Alas Purwo Masih Ada

Ini adalah permasalahan yang membutuhkan segmen khusus untuk membahasnya. Ditinjau dari segi budaya memang kegiatan spiritual di lokasi wisata masih sering dilakukan oleh banyak orang.

Ada pura yang dijadikan sebagai destinasi wisata spiritual bagi pemeluk agamanya. Sehingga kesan sakral hingga sekarang masih belum dapat dihilangkan meskipun sudah tidak terlalu ketat.

Kemudian ketika mengunjungi goa menemukan para pertapa di dalamnya bukanlah hal sulit. Karena di alas purwo memang ada banyak goa, yang tercatat dalam data totalnya 40 buah.

Beberapa kejadian mistis juga masih sering dialami oleh para pengunjung baik sengaja maupun tidak sengaja. Jadi kami selalu menghimbau untuk tidak melakukan hal aneh ketika mengunjunginya.

Jika tujuan memang sekedar wisata maka lakukan seperti niat awalnya untuk menikmati alam. Nikmati keindahan pantai, savana, dan atmosfer hutan yang menyejukkan jiwa para pengunjungnya.

Kejadian mistis rata-rata dialami oleh para pengunjung yang memang sengaja mencari sesuatu. Jadi jika dikatakan bahwa kesan mistis alas purwo sudah hilang tentu saja hal tersebut kurang tepat.

Meskipun tidak seseram jaman dahulu sebelum jalannya dipugar oleh pemerintah. Namun lebih baik waspada agar ketika mengunjungi destinasi wisata alas purwo bisa memberikan pengalaman menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *